Berita

Ilustrasi kontainer/Net

Bisnis

Menkeu: 62 Persen Kontainer Tertahan Sudah Dilepas

SELASA, 28 MEI 2024 | 15:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Belasan ribu kontainer yang sebelumnya tertahan di pelabuhan akibat kebijakan pengetatan impor Kementerian Perdagangan kini sudah dibebaskan.

Data Kementerian Keuangan, jumlah kontainer yang sudah dibebaskan ada 16.452 atau 62,3 persen dari total 26.415 kontainer yang sempat tertahan.

"Sejak penerbitan Permendag 8/2024 dan kunjungan kami bersama Pak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, saat ini sudah diselesaikan sebanyak 16.451 atau 62,3 persen total kontainer yang tertahan," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Senin (28/5).


Dari jumlah kontainer yang dibebaskan, 9.444 kontainer dari Tanjung Priok, Jakarta, dan 7.007 kontainer dari Tanjung Perak, Surabaya.

Sementara sisanya sekitar 37 persen masih dalam tahap penyelesaian.

"Kami tetap mengawasi. Dalam arti, yang ingin kami selesaikan adalah supply chain yang tertahan karena kontainer tidak bisa keluar, ini memengaruhi produksi," kata Sri.

Sementara untuk kontainer yang dinilai berisiko, termasuk terhadap industri dalam negeri tetap diawasi pemerintah melalui Permendag.

Sri Mulyani melanjutkan, 37,1 persen kontainer yang tertahan belum dapat dilepas karena badan usaha belum menyerahkan pemberitahuan impor barang (PIB), dan 159 kontainer atau 0,6 persen lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya