Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Mengakar, Posisi Megawati di PDIP Sulit Tergantikan

SELASA, 28 MEI 2024 | 10:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kader PDIP meminta Megawati Soekarnoputri kembali memimpin partai banteng moncong putih itu untuk periode 2025-2030. Suara itu mengemuka pada Rakernas V, di Ancol, pekan lalu.

Meski Megawati sendiri telah memberikan sinyal agar putrinya, Puan Maharani, yang kini menjabat Ketua DPP PDIP, bisa gantian posisi menjadi ketua umum.

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, memang sudah saatnya PDIP menggelar regenerasi kepemimpinan, sehingga diharapkan muncul gagasan baru yang dibawa pemimpin selanjutnya.


"Namun itu tidak mudah dilakukan, karena di tataran akar rumput, posisi megawati masih sangat kuat, bahkan sudah sedemikian mengakar," kata Andi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Selasa (28/5).

Menurutnya, Megawati menempati posisi tersendiri di hati kader PDIP sebagai putri Proklamator Soekarno.

Meskipun Puan sendiri trah Soekarno, tapi identifikasi itu belum sekuat ibundanya.

"Jadi, walaupun Megawati sudah mempersiapkan pengganti, yakni Puan Maharani, namun posisi Puan tidaklah tersohor seperti Megawati," pungkas Andi.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya