Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Sukses Pilkada Harus Dilandasi Adab dan Budaya

RABU, 22 MEI 2024 | 08:56 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Pesta demokrasi lima tahunan belum selesai, setelah Pilpres dan Pileg, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak segera digelar, November 2024 mendatang.

Tokoh budaya yang juga pendiri Dewan Kebudayaan Jabar, H Asep Ridwan H Wiranata, berharap pesta demokrasi tidak menjadikan masyarakat terpolarisasi secara berlarut.

"Itu yang harus diantisipasi pemerintah, karena polarisasi yang berlarut sangat berdampak pada kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (22/5).


Yang harus menjadi perhatian semua pihak, baik pelaku, penegak hukum, penyelenggara, serta masyarakat, kata dia, harus memiliki semangat kebersamaan dalam menciptakan pesta demokraai yang sejuk.

Menurut melihat, kunci mengembalikan persatuan dan kesatuan serta hubungan harmonis masyarakat adalah perlunya kesadaran.

Menurutnya, masyarakat juga harus pintar dalam menerima semua informasi saat pemilu nanti, jangan sampai mudah terprovokasi.

Masyarakat juga harus pandai-pandai melihat, memilih pemimpin yang pintar, karena pemimpin yang pintar bisa dipastikan akan membawa dan menghasilkan masyarakat yang pintar juga di masa depan.

Tak cukup hanya pintar, tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, karena dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, persatuan dan kesatuan akan tetap terjaga.

"Masyarakat yang pintar pasti memilih pemimpin yang pintar. Pemimpin pintar juga kunci membentuk SDM yang pintar untuk masa depan, apalagi pintar dan berbudaya, insya Allah persatuan dan kesatuan tetap terjaga," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya