Berita

Ketua DPD PKS Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, bersama dua bakal calon walikota, Siti Muntamah Oded dan Asep Mulyadi/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kota Bandung

PKS Siapkan Dua Kader Terbaik

MINGGU, 19 MEI 2024 | 17:18 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serius membidik kursi Bandung 1 (walikota). Sebab itu PKS Kota Bandung tak membuka penjaringan bakal kepala daerah untuk calon walikota 2024.

Ketua DPD PKS Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, mengatakan, partainya merupakan pemenang Pileg 2024 dengan raihan 11 kursi DPRD. Maka, mengusung kader internal merupakan keniscayaan untuk kandidat Bandung 1.

Pihaknya telah mengusulkan dua nama sebagai bakal calon wali kota Bandung kepada DPP PKS, yakni Siti Muntamah dan Asep Mulyadi.


"Jadi kami tidak buka untuk pendaftar dari luar. Dengan 11 kursi kita berikhtiar agar kader sendiri jadi wali kota," kata Ahmad, usai Silaturahmi Akbar DPD PKS Kota Bandung, di Jabar Sport Center Arcamanik, Minggu (19/5).

Disinggung soal koalisi, menurut dia, PKS terus membangun komunikasi dengan seluruh partai, termasuk kalangan atau tokoh nonpartai.

"Komunikasi dengan partai lain sudah, dengan Partai Buruh, Gerindra, Demokrat, PKB, Nasdem, Golkar, tinggal dengan PDIP, PSI. Secara umum mereka ingin bersama kami," katanya, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Pada kesempatan yang sama, Siti Muntamah memastikan siap maju. Istri mendiang mantan Wali Kota Bandung, Oded M Danial, itu bahkan rela melepas kursi anggota DPRD Jabar yang kini didudukinya.

"Mundur dari jabatan saat ini merupakan salah satu konsekuensi, jadi anggota DPRD Jawa Barat juga diusung PKS," beber Umi Oded, sapaan akrabnya.

Sedang Asep Mulyadi, menyebut kepemimpinan Oded M Danial saat menjadi walikota Bandung sudah baik. Banyak program sangat bermanfaat dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dia juga berkomitmen meningkatkan program-program yang sudah berjalan, mulai sisi pendidikan hingga perekonomian. Ia berharap kemenangan PKS di Bandung bisa memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya