Berita

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Rhamdani/Net

Politik

Hanura: Presidential Club Hanya Gimmick

RABU, 08 MEI 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Hanura menilai wacana pembentukan Presidential Club atau Klub Presiden yang digagas presiden terpilih Prabowo Subianto hanya sebagai gimmick politik belaka.

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Rhamdani, menyebut wacana Presidential Club upaya mengelabui masyarakat agar seolah-olah semua mantan Presiden RI bersatu mendukung hasil Pemilu 2024.

"Ini lucu-lucuan. Ini gimmick. Ini untuk mempertontonkan muslihat ke publik seolah-olah mantan presiden bisa bersatu mendukung pemerintahan terpilih yang sebetulnya tidak akan ada hasil apa-apa," kata Benny dalam keterangannya, Rabu (8/5).


Menurut Benny yang Ketua Umum Barikade 98 ini, pembentukan Presidential Club mencerminkan ketidakpercayaan diri Prabowo atas kemenangannya di Pilpres 2024.

"Ini bentuk ketidakpercayaan Prabowo menang dalam Pilpres 2024 kemarin. Mereka adalah kelompok yang pasti hanya akan ribut ya, cakar-cakaran urusan kekuasaan," ujarnya.

Lebih lanjut, Benny menyarankan lebih baik Ketua Umum Partai Gerindra itu membentuk Indonesia Lawyers Club (ILC) ketimbang Presidential Club.

"Sebenarnya yang lebih hebat itu yang harusnya kita dorong itu Indonesia Lawyers Club daripada Presidential Club itu lebih lucu-lucuan," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya