Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Apple Kembangkan Chip Buatan Sendiri untuk Program AI di Pusat Data

RABU, 08 MEI 2024 | 10:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi AS Apple dilaporkan telah mengembangkan chip buatan sendiri untuk menjalankan alat kecerdasan buatan di pusat data, meskipun belum jelas apakah semikonduktor tersebut akan digunakan atau tidak.

Mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, Wall Street Journal melaporkan bahwa langkah ini akan melanjutkan upaya Apple dalam membuat chip internal, yang dapat dijalankan di iPhone, Mac, dan perangkat lainnya.

WSJ menyebut proyek server ini diberi nama kode ACDC oleh Apple.


Pembuat iPhone terus berupaya mengejar ketinggalan dalam hal AI generatif, teknologi yang mendasari chatbots dan alat-alat baru populer lainnya.  Dan saat ini mereka sedang bersiap mengungkap strategi baru untuk kecerdasan pada Worldwide Developers Conference yang akan digelar Juni mendatang.

Saham Apple naik sebanyak 1,2 persen pada akhir perdagangan Senin (6/5). Harganya telah turun 5,6 persen tahun ini hingga penutupan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya