Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Hamas Tuduh Netanyahu Sengaja Halangi Proses Gencatan Senjata

MINGGU, 05 MEI 2024 | 10:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza tidak kunjung diraih dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diduga sebagai penyebabnya.

Seorang pejabat senior Hamas yang tidak ingin disebutkan namanya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menerima gencatan senjata yang tidak sepenuhnya mengakhiri perang.

"Hamas mengutuk upaya Israel untuk mencapai kesepakatan pembebasan sandera tanpa ada kesepakatan untuk mengakhiri agresi di Gaza," tegasnya, seperti dimuat AFP pada Minggu (5/5).


Lebih lanjut, pejabat Hamas menuduh Netanyahu sebagai dalang yang sengaja menghalangi proses gencatan senjata untuk kepentingan pribadinya.

"Netanyahu secara pribadi menghalangi upaya mencapai gencatan senjata karena kepentingan pribadinya," tambah dia.

Mediator Qatar, Mesir dan Amerika Serikat bertemu dengan delegasi Hamas di Kairo pada hari Sabtu (4/5) untuk mencapai gencatan senjata baru.

Negosiasi terhenti berkali kali karena tuntutan Hamas untuk melakukan gencatan senjata permanen dan rencana Netanyahu menyerang Kota Rafah, Gaza.

Perang terjadi setelah serangan Hamas 7 Oktober di wilayah Israel Selatan mengakibatkan kematian lebih dari 1.170 orang.

Serangan balasan Israel terhadap Hamas di Gaza selama tujuh bulan terakhir telah menewaskan sedikitnya 34.654 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya