Berita

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Basri Baco/Ist

Nusantara

Pendidikan Gratis Mudahkan Verifikasi Data Siswa Sekolah

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 09:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Validasi dan verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk bantuan sosial khusus pelajar tak akan semrawut bila seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta digratiskan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Basri Baco dikutip Minggu (28/4).

Dengan terwujudnya sekolah gratis, harap dia, tidak ada lagi kesenjangan sosial antarpelajar yang menerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang memiliki segudang manfaat, dengan anak yang tidak menerima bantuan.


“Data DTKS ini harus benar-benar akurat, karena ini berkaitan dengan kepentingan banyak orang. Terutama untuk masyarakat menengah ke bawah,” ujar Baco.

Selain itu, Baco mengimbau agar Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, ataupun Dinas lainnya untuk saling bersinergi membenahi persoalan DTKS.

“Terkait DTKS memang bukan hanya dari Dinsos saja karena ada dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, hasil kerja kader Dasawisma dan perangkat-perangkat lainnya,” kata Baco.

"Kemudian ada penetapan dari Kementerian. Paling tidak, tolong ini menjadi catatan besar atau garis bawah untuk saling bersinergi," sambungnya.

Pemprov DKI diharapkan mampu merampungkan verifikasi dan validasi DTKS di tahun 2024 agar seluruh warga yang memang berhak menerima manfaat bisa merasakannya segera.

“Karena ini dasar kita membuat program dasar, menyusun rencana dasar, dan menyusun anggaran. Kalau data di DTKSnya salah atau tidak akurat, dampaknya bisa kemana-mana,” demikian Baco.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya