Berita

Aksa Mahmud/Ist

Politik

Aksa Mahmud Terang-terangan Marah Kepada Pj Gubernur Sulsel, Ada Apa?

RABU, 24 APRIL 2024 | 18:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tokoh masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) Aksa Mahmud terang-terangan melontarkan kekesalannya kepada Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.

Aksa Mahmud yang juga merupakan inisiator dan penggagas Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) mengaku marah karena Bahtiar terkesan tidak mendukung kegiatan kegiatan PSBM XXIV yang digelar, Minggu (21/4/2024).

Hal ini terlihat dari absennya Pj Gubernur Sulsel ini sejak Pembukaan dan Halal Bihalal PSBM XXIV yang dilaksanakan di Hotel Hotel Four Point Sheraton hingga makan malam bersama di Anjungan Pantai Losari.


Aksa yang juga merupakan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pada Pilpres 2024 ini mengaku kecewa dengan sikap Pj Gubernur Bahtiar yang saat acara PSBM digelar, malah lebih memilih menghadiri ulang tahun salah satu kabupaten di Sulsel.

“Bayangin, lebih pentingnya pertemuan menghadiri acara ulang tahun Kabupaten. Padahal kita ini Saudagar Bugis Makassar dari seluruh tanah air hadir. khusus untuk leluhurnya. Seharusnya pak gubernur (hadir) menjamu kita,” kata Aksa saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi dan makan malam yang diadakan Walikota Makassar Ramdhan Pomanto di Losari, Makassar.

Sebagaimana diketahui, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka PSBM XXIV, di Hotel Four Point Sheraton, Makassar, Minggu (21/4/2024). Turut hadir, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, Aksa Mahmud, Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulsel (KKSS) Muchlis Patahna, Wakil Ketua MPR Amir Uskara, dan Pj Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad mewakili Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.

Pertemuan ini juga diikuti oleh sekitar 862 saudagar Bugis-Makassar, yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian hadir pula Anggota Komisi V DPR Muhammad Aras, sejumlah Bupati/Wali Kota, dan Ketua BPW KKSS di 36 provinsi se-Indonesia.

Pendiri dan Pemimpin Group BOSOWA tersebut menilai absennya Pj Gubernur Sulsel ini menunjukkan bahwa dia kurang mampu memilah skala prioritas dalam kebijakannya. Walau dalam acara Pembukaan PSBM tersebut diwakili Pj Sekda Pemprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad.

“Hanya dihadiri oleh pak Sekda, itu sebabnya saya tidak hadir tadi malam (pameran PSBM). Malam ini saya hadir juga karena pak Wali Kota Danny Pomanto. Kalau diwakili Pj Sekda (Pemkot Makassar), saya tidak bakalan hadir juga,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dia menilai ketidakhadiran Bahtiar di acara PSBM juga bentuk ketidak efisienan seorang gubernur. “Sebenarnya kalau ulang tahun kabupaten, gubenur tidak usah hadir, biarin bupati dan Wali Kotanya yang melaksanakan," tambahnya.

Olehnya itu, Aksa Mahmud berharap pada pertemuan PSBM nanti, Pj Gubenur Sulsel Bahtiar bisa hadir dan duduk bersama dengan para tokoh yang hadir dalam acara tersebut.

“Mudah-mudahan pertemuan Saudagar Bugis berikutnya pak gubernur bisa hadir, kita sudah jauh jauh datang ke tempat nenek moyang kita, setidaknya kita bisa duduk bersama dengan pemimpin Sulsel,” tandasnya.

Sebelumnya, Pj Sekda Provinsi Sulsel Andi Muhammad Arsjad, mewakili Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, dalam sambutannya di Pembukaan dan Halal Bihalal PSBM XXIV menyampaikan kebanggaannya terhadap kehadiran para saudagar Bugis Makassar karena telah menjadi duta budaya dan ekonomi Sulsel di daerah perantauannya masing-masing.

"Saya tentu bersyukur dan bangga karena bapak ibu sekalian adalah duta Sulawesi Selatan di perantauan, karena kitalah yang mempromosikan potensi budaya Sulawesi Selatan (memperkenalkan Sulsel) melalui pakaian, gaya berkomunikasi, bahkan mungkin dari karakter masyarakat Sulawesi Selatan yang memiliki ketegasan, integritas dan solidaritas yang tinggi," katanya.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran para saudagar ini menjadi spirit dalam membangun dan memajukan ekonomi Indonesia, khususnya Sulsel sesuai dengan tema yang diusung dalam pertemuan tahun ini yakni, 'Peran Saudagar Bugis Makassar Membangun Spirit Perekonomian Nasional'.

Andi Arsjad pun mengajak para saudagar untuk dapat membantu memajukan perekonomian Sulsel dengan fokus terhadap sektor-sektor yang menjadi keunggulan daerah ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya