Berita

Airlangga Hartarto saat menghadiri deklarasi dukungan AMPI untuk dirinya/RMOL

Politik

AMPI Anugerahi Airlangga Hartarto Gelar Ksatria Aswata Jaya

SELASA, 16 APRIL 2024 | 21:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Organisasi sayap Partai Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), menganugerahi gelar Ksatria Aswata Jaya kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Sekjen AMPI, Ahmad Andi Bahri, memberikan gelar itu usai deklarasi dukungan terhadap Airlangga Hartarto agar kembali memimpin Partai Golkar, Selasa (16/4), di Hotel Double Tree, Hilton, Jakarta Pusat.

Dia menilai Airlangga mampu membawa semangat keberlanjutan dan berperan aktif dalam memperjuangkan pembaharuan, pembangunan, keadilan dan kebenaran, melalui pengabdian kekaryaan, serta menjunjung tinggi budi pekerti luhur.


"AMPI mengapresiasi kepemimpinan Bapak Dr Ir Airlangga Hartarto yang telah berhasil memimpin Partai Golkar," kata Ahmad Andi Bahri.

Menurutnya, AMPI melihat Airlangga telah membuktikan membawa Partai Golkar rebound win dua kali berturut-turut.

"Berhasil memenangkan pemilihan presiden dua kali berturut-turut, memenangkan Pilkada 61,11 persen pada 2019, meningkatkan suara partai pada pileg 2024 hingga mencapai 15,28 persen, artinya 102 kursi atau lebih di parlemen," katanya.

Airlangga juga dinilai bersih selama memimpin Golkar maupun di pemerintahan. Selain itu, Menko Bidang Perekonomian itu juga dinilai memberi perhatian kepada anak muda, terutama kader AMPI.

"Pak Airlangga juga terbukti mendelegasikan 213 kadernya di Pileg 2024 ini, baik di tingkat kota, kabupaten, provinsi, DPR, hingga DPD," urainya.

Sebab itu AMPI memberi gelar Ksatria Aswata Jaya untuk Airlangga Hartarto atas keberhasilan itu.

"AMPI memahami tantangan ke depan tidak mudah, perjuangan ke depan perlu nakhoda yang kuat," tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya