Berita

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, berdialog dengan para pemudik/Ist

Nusantara

Pemudik dari Sumatera Disarankan Menyeberang di Pelabuhan Panjang

SENIN, 15 APRIL 2024 | 09:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemudik dari Sumatera yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa disarankan menggunakan Pelabuhan Panjang yang dijadikan sebagai alternatif penyeberangan Sumatera-Jawa.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan, melalui Pelabuhan Panjang, pemudik lebih menghemat waktu, BBM, dan mengurangi kelelahan.

"Khususnya pemudik dari atau yang melewati Bandar Lampung,” kata Muhadjir, lewat keterangan tertulis, Senin (15/4).


Lebih lanjut dijelaskannya, pemudik dari arah Bandar Lampung akan memakan waktu lebih singkat menuju Pelabuhan Panjang dibanding Pelabuhan Bakauheni dan BBJ.

Meski waktu tempuh penyeberangan ke Pulau Jawa relatif lebih lama, pemudik dapat memanfaatkan untuk beristirahat selama di kapal dan menikmati perjalanan dengan lebih santai.

“Memang ada waktunya lebih panjang di laut, tetapi itu justru bagus untuk santai-santai, untuk menikmati suasana arus balik, daripada capek-capek di jalan, saya kira lebih bagus beristirahat di kapal,” ungkapnya.

Pelabuhan Panjang telah dibuka sebagai opsi penyeberangan alternatif yang selanjutnya bersandar di Pelabuhan Merak maupun Ciwandan.

Di pelabuhan itu terdapat tiga opsi penyeberangan yang dapat dimanfaatkan pemudik roda dua dan kendaraan kecil lain, dengan waktu operasional pukul 12.00 WIB, 14.00 WIB, dan 16.00 WIB.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya