Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal dan Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha/RMOL

Dunia

Kawasan Timur Tengah Memanas, Kemlu Imbau WNI Waspada

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Situasi politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah semakin memanas, menyusul serangan udara yang diluncurkan Iran ke Israel.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) pada Minggu (14/4), menghimbau seluruh warga negara Indonesia di wilayah tersebut untuk waspada dan lebih berhati-hati.

"Memperhatikan perkembangan situasi politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah, Kemlu mengimbau agar WNI di wilayah Iran, Israel dan Palestina untuk  meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi terjadinya eskalasi keamanan," tulis akun X @Kemlu_RI.


Demi keselamatan Kemlu meminta agar seluruh WNI melapor diri ke kantor perwakilan Kemlu RI tersekat. Selain itu, bisa juga melakukan secara online secepat mungkin.

"Bagi  WNI yang belum melakukan lapor diri,agar segera menghubungi Perwakilan RI terdekat atau melakukan lapor diri secara online di peduliwni.kemlu.go.id," tulis Kemlu di akun X.

Selanjutnya, Kemlu mengimbau agar WNI yang hendak melakukan perjalanan ke Timur Tengah, menunda terlebih dahulu kepergiannya.

"Bagi WNI yang memiliki rencana untuk melakukan perjalanan ke Israel dan Iran, sekiranya tidak mendesak, diimbau menunda perjalanan," sambungnya.

Selanjutnya, Kemlu menghimbau seluruh WNI jika menghadapi situasi darurat agar segera menghubungi nomor hotline Perwakilan RI terdekat.

Hotline KBRI Tehran: +989024668889
Hotline KBRI Amman: +962779150407
Hotline KBRI Kairo: +201022229989.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya