Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Sistem Buka Tutup Contra Flow Tol Jakarta-Cikampek Kembali Diterapkan

SENIN, 08 APRIL 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PT Jasamarga bersama Polri kembali melakukan sistem buka tutup lawan arah (contraflow) di Km 47-70 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, di masa mudik tahun 2024.

Pemberlakuan ini kembali dilakukan usai rangka mobil dan bus yang terlibat kecelakaan pagi tadi, Sabtu (8/4) serta para korban dievakuasi.

"Untuk mencairkan kepadatan di jalur mudik ke arah Trans Jawa, dilanjutkan perpanjangan contraflow 2 lajur dari KM 47 sampai KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 10.43 WIB," kata Senior Manager Representative Office 1
PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, Senin (8/4).

PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, Senin (8/4).

Lanjut, Amri menyampaikan, setelah terpantau kondisi lalu lintas mulai kembali normal, contraflow 2 lajur KM 47-70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek kembali ditutup pada pukul 11.30 WIB.

Dari kejadian kecelakaan ini, Jasamarga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa agar mengikuti jalur contra flow dengan tetap berada pada jalurnya.

Amri juga menyarankan pemudik untuk memakai sisi bahu dalam jika mengalami kondisi darurat.

"Jika mengikuti jalur contra flow pastikan tetap berada pada jalurnya dan jika mengalami kondisi darurat agar menggunakan bahu dalam, memastikan kendaraan dalam keadaan prima," kata Amri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya