Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Terdampak Boikot, McDonald’s Beli Seluruh Gerai Franchise di Israel

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 09:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Imbas dari aksi boikot produk pro Israel yang dilakukan secara global membuat restoran cepat saji asal Amerika Serikat, McDonald’s rugi besar.

McDonald's berencana membeli seluruh gerai waralaba dari pemilik lokal di Israel, demi menyelamatkan operasional gerai mereka di Tel Aviv.

Mengutip CNN, Jumat (5/4), restoran terkemuka itu sepakat membeli 225 gerai mereka dari Alobyal Ltd, atau pemilik waralaba McDonald’s di Israel.


Transaksi itu diprediksi akan selesai dalam waktu dekat, sehingga McDonald’s nantinya akan memiliki restorannya sendiri serta operasional Alonyal yang tetap akan mempertahankan karyawannya.

Alonyal sendiri sudah 30 tahun menjadi pemegang hak waralaba McD di Israel. CEO dan pemilik Alonyal, Omri Padan, mengatakan bahwa pihaknya memiliki total 5.000 karyawan yang bekerja di 225 gerai McDonald's di Israel.

"Selama lebih dari 30 tahun, Alonyal dengan bangga menghadirkan Golden Arches (simbol Mcd) ke Israel dan melayani komunitas kami," kata Padan.

Namun langkah pembelian ini dilakukan usai raksasa cepat saji itu menyebut perang Israel-Hamas merugikan bisnisnya, karena McDonald's telah menjadi sasaran boikot di berbagai negara akibat tudingan mendukung Israel.

Hal tersebut terjadi setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 kemarin, di mana Alonyal sempat mengumumkan bahwa mereka menyumbangkan makanan gratis kepada militer Israel, sehingga membuat McDonald’s diboikot secara global.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya