Berita

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Suharini Eliawati/Ist

Nusantara

Pemprov DKI Jaga Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan Melalui Urban Farming

SELASA, 02 APRIL 2024 | 20:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau jelang hari raya Idulfitri 1445 Hijriah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Suharini Eliawati mengatakan, pihaknya menggalakkan pemenuhan pangan secara mandiri untuk memanfaatkan lahan yang tidak terpakai untuk mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming).
 
"Urban farming di DKI Jakarta yang kami lakukan berbasis ruang dengan memakai tanaman cepat panen (sayuran daun, sayuran buah) di lahan tidur, maupun lahan di sekitar aktivitas warga, seperti sekolah, Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), dan fasilitas umum lainnya," jelas Suharini lewat keterangan tertulis, Selasa (2/4).


Pemprov DKI juga bersinergi dengan pemerintah pusat untuk penyediaan bahan pangan melalui Perum Bulog, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, sektor swasta, hingga provinsi lain melalui kerja sama business to business.
 
"Saat ini telah berjalan sinergi dengan 34 kota/kabupaten di 10 provinsi untuk menyediakan enam komoditas pangan, meliputi beras, daging ayam, daging sapi, telur ayam, gula pasir, dan bawang merah," lanjut Suharini.

Soal kenaikan harga pangan di awal Ramadan, terjadi karena kenaikan harga dasar bahan pangan di daerah produsen. Seperti harga dasar gabah dan harga dasar petani, berkurangnya pasokan pangan akibat bergesernya musim tanam dan panen dampak El Nino yang terjadi tahun lalu, dan kenaikan permintaan pangan saat Ramadan dan Idulfitri.
 
Meski demikian, angka inflasi di DKI Jakarta masih terjaga dengan baik. Untuk inflasi pada Maret 2024 tercatat sebesar 0,37 persen (month to month/mtm), lebih rendah daripada inflasi nasional sebesar 0,45 persen (mtm).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya