Berita

DPP PPP menggelar Istighosah dan doa bersama agar bisa memenangkan gugatan mereka di MK, Jumat (29/3)/Istimewa

Politik

PPP Gelar Doa Bersama Agar Menang Gugatan Pemilu di MK

JUMAT, 29 MARET 2024 | 18:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Istighosah dan Doa Bersama di markas mereka di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/3). Doa bersama ini diniatkan agar partai berlambang Kabah itu mendapatkan kemenangan dalam sidang perkara gugatan hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita memohon kepada Allah SWT Yang Maha Kuasa agar langkah-langkah PPP yang ditempuh, yaitu mengajukan permohonan perselisihan ke MK bisa diterima dan PPP lolos ke Senayan," jelas Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, Jumat (29/3).

Sosok yang akrab disapa Awiek itu mengajak pengurus di daerah, kader, dan simpatisan PPP berdoa agar hasil sidang MK menyatakan PPP lolos ambang batas parlemen 4 persen.


"Kami yakin, masyarakat masih banyak yang mencintai PPP, tentunya tidak akan rela jika partai warisan ulama ini hilang di Indonesia, oleh karena itu, kami memohon doa dan dukungannya, terutama kepada seluruh jajaran pengurus, kader, dan simpatisan PPP," ungkapnya.

Awiek optimistis PPP bisa memenangkan sidang gugatan ini. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan berkas dan bukti kuat serta langkah konkret untuk memenangkan persidangan.

"(Tim) Kami akan bekerja keras, memastikan segala sesuatunya, jangan sampai ada yang terlewat, dan kami optimistis menang," tandas Awiek.

Berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai yang dipimpin Plt Mohamad Mardiono itu hanya meraih 3,87 persen suara. Dengan demikian PPP gagal mempertahankan kursi DPR RI.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya