Berita

Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PKB, Yanuar Prihatin/Ist

Politik

PKB Berkeyakinan Nasdem Tetap Dukung Hak Angket

SELASA, 26 MARET 2024 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) optimis penggunaan hak angket DPR RI untuk mendalami dugaan kecurangan Pemilu 2024 masih terbuka lebar.

Menurut Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PKB, Yanuar Prihatin, selain gabungan PDIP, Nasdem, PKB dan PKS, usulan hak angket sangat terbuka didukung fraksi lainnya.

"Semua punya kepentingan soal ini. Artinya, setiap parpol bisa mengambil sisi tertentu dari hak angket untuk kepentingannya," kata Yanuar lewat keterangan resminya, Selasa (26/3).


Yanuar melanjutkan, meskipun beberapa waktu lalu Calon Presiden Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, PKB berkeyakinan Nasdem masih tetap konsisten mengusulkan hak angket.

"Setelah pertemuan tersebut, Surya Paloh sendiri tidak pernah memberikan isyarat agar Nasdem menghentikan hak angket," sambungnya.

Anak buah Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu menambahkan, hak angket akan menjadi titik temu untuk berbagai cara pandang dan bahkan kepentingan yang berbeda-beda.

"Sehingga boleh jadi hak angket bisa akan terkait juga dengan pileg, bukan sekedar pilpres. Dalam situasi ini mungkin saja akan ada kompromi antar fraksi soal pilihan isu yang akan diselidiki," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya