Berita

Tim Kuasa Hukum Capres 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di MK/RMOL

Politik

Kompak Pakai Jas Hitam, Rombongan Tim Hukum Prabowo-Gibran Tiba di MK

SENIN, 25 MARET 2024 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pendaftaran sebagai Pihak Terkait dalam perkara sengketa atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), akhirnya dilakukan Tim Hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, rombongan Tim Hukum Prabowo-Gibran tiba pada Senin malam (25/3) pukul 20.50 WIB.

Rombongan Tim Hukum Prabowo-Gibran nampak kompak mengenakan setelan jas bewarna hitam, baik yang laki-laki maupun perempuan.


Mereka datang ke MK dengan menaiki dua bus berwarna biru, dan langsung masuk ke lobi Gedung MK yang disulap menjadi meja pendaftaran perkara PHPU.

Beberapa sosok yang dikenal sebagai advokat sekaligus politisi kenamaan nasional nampak ikut dalam rombongan, seperti Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan, Fahri Bachmid, Hotman Paris, OC Kaligis, hingga Hinca Pandjaitan.

Saat ini, Tim Hukum Prabowo-Gibran tengah mendaftarkan administrasi Prabowo-Gibran sebagai Pihak Terkait dalam perkara sengketa pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Permohonan sengketa Pilpres 2024, yang teregistrasi MK antara lain dilayangkan pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Oleh karena itu, posisi Prabowo-Gibran sebagai pihak Terkait nanti akan berbicara dalam sidang perkara sengketa yang diajukan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Dua pasangan yang mengajukan sengketa ke MK, merupakan capres-cawapres yahh perolehan suaranya jauh di bawah Prabowo-Gibran, berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) 360/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu.

Dalam beleid tersebut, pasangan Prabowo-Gibran berhasil mendominasi perolehan suara nasional dan luar negeri, dengan total 96.214.691 suara atau sekitar 58,58 persen.

Sedangkan, pasangan Anies-Muhaimin atau di kenal dengan Amin hanya memperoleh 40.971.906 suara atau sekitar 24,95 persen dari suara sah nasional dan luar negeri.

Adapun pasangan Ganjar-Mahfud, tercatat hanya mendapat 27.040.878 suara atau sekitar 16,47 persen dari seluruh suara sah nasional dan luar negeri.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya