Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pagi Ini Rupiah Lesu di Posisi Rp 15.785 per Dolar AS

SENIN, 25 MARET 2024 | 10:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah terpantau melemah ke level Rp15.785 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (25/3).

Mata uang RI itu tercatat turun 0,01 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Tidak hanya Indonesia, sebagian mata uang lain di kawasan Asia juga melemah pada perdagangan hari ini, seperti dolar Singapura yang turun 0,11 persen.


Selain itu, ringgit Malaysia ambruk 0,06 persen, peso Filipina 0,44 persen, won Korea Selatan minus 0,35 persen, dan yuan China turun 0,41 persen.

Sementara itu kurs negara lain seperti yen Jepang menguat 0,07 persen, baht Thailand naik 0,02 persen, Hong Kong naik 0,01 persen.

Senada dengan Indonesia, mata uang utama negara maju juga ikut melemah pada perdagangan hari ini, di antaranya euro Eropa yang jatuh 0,04 persen, franc Swiss minus 0,10 persen, dan dolar Kanada minus 0,07 persen.

Sementara Poundsterling Inggris tercatat naik 0,06 persen.

Menanggapi kondisi ini, Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong memprediksi rupiah akan kembali melemah atau keok atas dolar AS yang melanjutkan penguatan, pada penutupan hari ini.

“Rupiah akan bergerak di kisaran Rp15.750 sampai Rp15.850 per dolar AS hari ini,” katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya