Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Punya Hak Prerogatif Koalisi dengan Siapapun

MINGGU, 24 MARET 2024 | 20:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon Presiden Prabowo Subianto memiliki hak prerogatif untuk berkoalisi dengan siapapun.

Pernyataan itu disampaikan pengamat politik Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menyikapi pertemuan Prabowo dengan Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Soal Prabowo mau berkoalisi dengan siapapun, tentu itu hak prerogatif dia sebagai presiden terpilih. Mandat UU, presiden yang berhak menentukan postur kabinet, bukan yang lain. Itu prinsipnya," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/3).


Menurutnya, jika Prabowo merasa nyaman berkoalisi dengan Nasdem atau partai lain di luar partai koalisinya, maka harus dihormati siapapun, termasuk Jokowi.

"Apa boleh buat, semua harus menyesuaikan, karena Prabowo presiden terpilih. Itu prinsip dalam sistem presidensial," katanya.

"Hanya presiden satu-satunya vero player yang bisa menentukan menterinya, tak bisa diatur-atur sama yang lain," tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya