Berita

Ketua BMKG Dwikorita (kanan)/Net

Politik

BMKG Ternyata Sudah Beri Peringatan Seminggu Sebelum Banjir Semarang

KAMIS, 14 MARET 2024 | 18:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Banjir yang terjadi di wilayah Semarang, Jawa Tengah secara tidak langsung sejatinya sudah mendapat peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut telah menyebarluaskan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah Semarang. Belakangan, cuaca ekstrem inilah yang memicu banjir di wilayah ibukota provinsi Jawa Tengah ini.

"Kalau dari peringatan dini cuacanya sudah (disampaikan). Relatif lebih mudah memberi peringatan dini cuaca daripada pemda dan masyarakat melakukan aksi dini," ujar Dwikorita di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3).


BMKG bahkan mengaku telah menyampaikan peringatan dini sejak sepekan sebelum kejadian.

"Peringatan ini diulang sampai 3 hari sebelum kejadian dan diulang sampai 3 jam sebelum kejadian. Maksudnya agar diingetin terus 'awas lo awas lo', begitu," jelasnya.

Secara geografis, wilayah Semarang mengalami penurunan lahan, sehingga berpotensi banjir jika curah hujan tinggi.

"Kalau wilayah lain belum banjir, di situ (Semarang) banjir dahulu. Apalagi ada banjir rob, jadi banjirnya tidak hanya dari hujan tapi diperparah banjir rob dari laut," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya