Berita

Persediaan daging sapi di pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin malam (11/3)/RMOL

Bisnis

Realisasi Impor Terkendala, Harga Daging Tak Kunjung Stabil

SELASA, 12 MARET 2024 | 01:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Memasuki bulan Ramadan 1445 H yang jatuh pada Selasa (12/3), harga daging sapi terbilang belum stabil di pasaran. Bahkan jelang Idul Fitri, stok daging sapi di ambang kelangkaan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di beberapa pasar di Jakarta, harga daging sapi per Senin (11/3) mencapai di angka Rp140-180 ribu per kilogram. Bahkan ada yang tembus hingga di atas Rp200 ribu per kilogramnya.

Harga itu mengalami kenaikan sekitar 15-20 persen dari bulan sebelumnya. Keterlambatan izin impor disebut-sebut menjadi biang keladi naiknya harga daging di pasaran.


Info yang diterima dari beberapa importir daging, pemberian izin impor baru keluar pada bulan Februari 2024. Waktu tersebut begitu mepet dengan masuknya bulan puasa.

Alih-alih ingin menstabilkan harga daging melalui impor, namun akibat keterlambatan izin, realisasi pun menjadi terkendala.

Disinyalir, kekurangan stok daging nasional mencapai angka 300 ribu hingga 400 ribu ton. Jika realisasi impor mengalami kendala, maka bukan tidak mungkin kelangkaan daging akan terjadi di momen Idul Fitri tahun ini.

Hal itu menjadi PR (pekerjaan rumah-red) besar pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menstabilkan harga daging kembali normal.

Tercukupinya kebutuhan daging masyarakat pada momentum Ramadan dan Idul Fitri tahun ini menjadi kewajiban pemerintah untuk mencari jalan keluarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya