Berita

Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Layak Mendapat Penghargaan Jenderal Bintang Lima

MINGGU, 03 MARET 2024 | 23:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Publik diharapkan menghentikan polemik terkait keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk memberi pangkat istimewa kepada Prabowo Subianto sebagai Jenderal Kehormatan TNI Bintang 4.

"Jangan punya rasa dengki atau iri, dan jauhi prasangka buruk terkait pemberian Jenderal Kehormatan TNI Bintang 4 Prabowo Subianto," kata Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto dalam keterangannya, Minggu (3/3).

Menurut Sugiyanto, Prabowo seharusnya berhak mendapatkan penghargaan Jenderal Kehormatan TNI Bintang 5, seperti yang diraih  Jenderal HM Soeharto, Jenderal Abdul Haris Nasution dan Panglima Besar Jenderal Sudirman.


"Rakyat Indonesia seharusnya bangga dengan Prabowo Subianto, yang disegani oleh negara super power. Oleh karena itu, Presiden Jokowi memberikan penghargaan kenaikan pangkat kepada Prabowo menjadi Jenderal Bintang 4 sangat tepat," kata Sugiyanto.

Sugiyanto berpandangan, mereka yang mengkritik pangkat istimewa Prabowo Subianto karena kurang memahami ancaman dari negara asing terhadap NKRI.

"Sebenarnya Prabowo Subianto tidak lagi memerlukan kenaikan pangkat menjadi Jenderal Bintang Empat, mengingat ia akan menjadi Presiden RI," kata Sugiyanto.

Sebab jika Prabowo dilantik sebagai Presiden RI, secara otomatis akan menjadi panglima tertinggi TNI dan Polri. Dengan demikian, Prabowo bisa memerintah kedua lembaga tersebut tanpa perlu kenaikan pangkat penghargaan tambahan.

"Pemberian kenaikan pangkat kepada Prabowo Subianto oleh Presiden Jokowi adalah bentuk penghormatan tertinggi negara atas dedikasi dan prestasinya," tutup Sugiyanto.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya