Berita

Presiden Joko Widodo menyematkan tanda pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo Subianto/Repro

Nusantara

TKD Probolinggo Bangga Prabowo Dianugerahi Jenderal Kehormatan

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penganugerahan Jenderal Kehormatan oleh Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membuat jajaran Tim Kampanye Daerah (TKD) Kabupaten Probolinggo merasa bangga.  

Menurut Ketua TKD Prabowo Gibran Kabupaten Probolinggo, Reno Handoyo, Prabowo memang sangat layak untuk mendapat pangkat empat bintang tersebut.

"Saya sangat bangga kepada Bapak Prabowo Subianto. Beliau orangnya hebat dan kiprahnya luar biasa membela bangsa dan negara Indonesia," kata Reno Handoyo kepada Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (28/2).


Reno yang merupakan Ketua Tim Pemenangan Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo ini menyebutkan, Prabowo sangat dekat sekali dengan rakyat.

"Saya dari hati yang paling dalam, mengucapkan selamat dan sukses kepada Pak Prabowo Subianto. Kami bangga pada Pak Prabowo," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan kenaikan pangkat secara istimewa kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menjadi jenderal bintang empat dalam Rapim TNI/Polri di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2).

Hal ini tertuang pada Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13/TNI/Tahun 2024 tanggal 21 Februari 2024 tentang Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa berupa Jenderal TNI Kehormatan.

"Saya ingin menyampaikan penganugerahan kenaikan pangkat secara istimewa berupa Jenderal TNI kehormatan kepada Bapak Prabowo Subianto," kata Jokowi.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya