Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kemenkeu Ungkap Realisasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp16,5 Triliun

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa realisasi anggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah mencapai Rp16,5 triliun, yang diperoleh dari pagu anggaran khusus Pemilu dalam APBN 2024 senilai Rp38,3 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, telah mengalokasikan anggaran pemilu sejak dua tahun lalu, dengan alokasi total mencapai Rp71,3 triliun dari 2022 hingga 2024.

“Realisasi anggaran pemilu yang baru saja kita selesaikan untuk pemilihan Pileg dan Pilpres sampai dengan 12 Februari, telah terealisasi sebesar Rp16,5 triliun,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2024 di Jakarta, pada Kamis (22/2).


Dari total realisasi anggaran tersebut, sebanyak Rp16,2 triliun telah disalurkan melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kedua lembaga ini menggunakan dana pemilu untuk berbagai keperluan, termasuk pembentukan Badan Adhoc, pengawasan penyelenggaraan pemilu, pemungutan suara, serta pengelolaan logistik dan dokumentasi.

Sementara itu, Rp0,3 triliun lainnya dialokasikan melalui 14 kementerian/lembaga (K/L) lain untuk tujuan pengamanan Pemilu, penanganan pelanggaran etik, dan kebijakan terkait keamanan nasional.

Selain itu, anggaran tersebut juga digunakan untuk diseminasi informasi, sosialisasi, peliputan terkait pemilu, penanganan perkara konstitusi, pembentukan pos pemilu, dan perumusan kebijakan terkait kerawanan keamanan nasional terkait pemilu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya