Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kelangkaan Beras Dipastikan Tidak Terjadi Seperti Kelangkaan Minyak Goreng

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 08:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelangkaan beras premium lokal yang terjadi pada beberapa hari terakhir ini dipastikan tidak akan sama seperti tragedi terjadinya kelangkaan minyak goreng.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga yang menjawab kekhawatiran dari Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) yang menganggap kasus kelangkaan dan mahalnya minyak goreng berpeluang terjadi pada beras.

“Saya yakin soal beras kita tidak akan mengalami masalah seperti yang pernah terjadi di komoditas lain,” tegas Jerry dalam konferensi persnya di Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (21/2).


Wamendag itu lebih lanjut menjelaskan bahwa sampai saat ini stok beras masih cukup dan ketersediaan aman, meski harganya diakui naik dan turun.

“Sampai saat ini stok beras cukup dan ketersediaan aman tapi emang harga fluktuatif kita akan memastikan langkah strategis ke depan,” sambung Jerry, di Hotel Padma Semarang.

Menurut Jerry, pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh pihak, termasuk stakeholders terkait untuk mengatasi masalah beras di dalam negeri.

“Tidak hanya dengan Kemendag tapi dengan Bapanas, Kementerian Pertanian, Bulog dan stakeholder lain setiap hari kita cek ke pasar tradisional, ritel, semuanya sampai harganya itu wajar,” tuturnya.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir ini, beras premium lokal sangat sulit ditemukan di ritel-ritel modern seperti Alfamart dan Indomart.

Menanggapi masalah tersebut, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa masalah itu terjadi karena musim panen yang baru berlangsung pada Maret - April mendatang, sehingga menyebabkan kelangkaan.

Untuk itu, Pemerintah sendiri telah menggelontorkan beras SPHP dari Bulog sebanyak 250 ribu ton untuk mengatasi kelangkaan tersebut di masyarakat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya