Berita

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Muhammad Taufik Zoelkifli/Net

Politik

Quick Count Bukan Asal-asalan, Kader PKS: Hasilnya Mendekati Real Count

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar tetap tenang meskipun hasil sementara quick count menunjukkan keunggulan untuk paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli, hasil quick count kerap kali menimbulkan pro dan kontra. Namun sesungguhnya penghitungan cepat ini juga berdasarkan keilmuan yang bisa diuji.

"Pada akhirnya ternyata hasil quick count sangat mendekati hasil real count, karena quick count itu kan berbasis ilmu yang kuat, nggak dibuat secara asal-asalan," kata Taufik seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Minggu (18/2).


Namun jika hasil quick count ternyata meleset, lanjut Taufik, juga tidak bisa disalahkan. Sebab data quick count diambil secara random dan tidak dilakukan 100 persen di semua TPS.

"Adapun real count menghitung 100 persen hasil perolehan suara dari TPS. Tidak boleh ada yang tidak terhitung," bebernya.

Kendati begitu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu menekan kepada masyarakat bahwa penghitungan suara sah dan resmi tetap dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Mudah-mudahan hasil real count nanti bisa diterima oleh semua pihak," tutup Taufik .



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya