Berita

Poros Buruh untuk Perubahan/Ist

Politik

Poros Buruh Minta Masyarakat Tunggu KPU Umumkan Hasil Pilpres 2024

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 09:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat terutama kalangan pendukung pasangan calon pada Pilpres 2024, diharapkan bersabar menunggu rekapitulasi akhir oleh KPU RI.

Begitu dikatakan Koordinator Poros Buruh untuk Perubahan Arif Minardi menyikapi perdebatan publik pada hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2024.

"UU menyatakan bahwa penentuan pemenang adalah KPU melalui perhitungan manual," ujar Arif Minardi dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2).


Pada sisi lain, Arif meminta pemerintah memberikan aturan hukum yang jelas terhadap lembaga-lembaga yang mengeluarkan hitung cepat dalam pemilu ataupun pilkada.

Dia khawatir, hitung cepat tanpa aturan pasti akan menimbulkan perdebatan di publik atau bahkan kemungkinan suara dimanipulasi.

"Hal ini seharusnya menjadi perhatian negara, karena jika dibiarkan quick count tanpa aturan, sangat dimungkinkan dapat digunakan oleh pihak tertentu untuk memanipulasi suara," tuturnya.

Dia menekankan, adanya aturan baku tersebut juga untuk menyelamatkan arah pembangunan masa depan bangsa, jika pesta demokrasi berjalan dengan baik.

"Harus ada UU khusus tentang lembaga survei khususnya baik pilpres maupun pilkada, karena pilpres ataupun pilkada akan sangat menentukan masa depan bangsa," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya