Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Kamis (15/2)/RMOL

Politik

Prabowo Bakal Rangkul Paslon 01 dan 03, PDIP: Janji Manis yang Terlalu Dini

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Upaya kubu Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Girban Rakabuming Raka untuk merangkul kubu pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1 dan 3, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dinilai sebagai janji manis yang terlalu dini.

Sebab, hasil Pemilu 2024 belum keluar secara resmi. Berbagai hasil pemungutan suara yang keluar baru berdasarkan hitung cepat sementara atau quick count.

"Sehingga ketika ada dari pihak-pihak yang kemudian menyampaikan pidato kemenangan, menyampaikan berbagai janji-janji manis, tentu saja itu terlalu dini," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto  saat ditemui di Gedung High End, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).


Menurut Hasto, tahapan pemilu saat ini masih belum ada hasil resmi Pemilu 2024, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pilpres.

Oleh karenanya, tahapan yang perlu dilakukan saat ini justru mengawal agar hasil Pemilu nantinya dapat dipertanggungjawabkan.

"Nah sehingga ke semuanya itu dicermati dan nanti akan sampai tiba waktunya untuk menyampaikan suatu sikap politik terhadap keseluruhan hasil dari pilpres ini," ujar Hasto.

Lebih jauh, Sekretaris Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud ini berharap pasangan calon nomor urut 3 yang diusung PDIP tetap mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin bangsa ke depan.

"Ya sebenarnya apa yang ditargetkan oleh PDI Perjuangan untuk menang 3 kali berturut-turut, terkait dengan PDI Perjuangan, berdasarkan rekapitulasi internal kami, kami mendapatkan kepercayaan rakyat," tegas politikus asal Yogyakarta ini.

Sebelumnya, Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto menyatakan akan merangkul semua pihak dalam pemerintahan ke depan. Dia berjanji akan menjadi pemimpin yang melindungi, mengayomi, dan membela seluruh rakyat Indonesia.

"Kami akan merangkul semua unsur dan semua kekuatan. Kami akan menjadi presiden dan wakil presiden untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo di Istora Senayan, Jakarta, Rabu malam (14/2).

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya