Berita

Presiden Joko Widodo dan istri, Iriana/RMOL

Politik

Jokowi Ngaku Belum Nonton Dirty Vote

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dirty Vote, film yang belakangan viral dan menyita perhatian, karena mengangkat dugaan kecurangan Pemilu Serentak 2024 yang melibatkan struktur pemerintahan, ternyata belum ditonton Presiden Joko Widodo.

Pengakuan belum nonton Dirty Vote itu disampaikan langsung oleh Jokowi, usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Gambir, di Halaman Parkir Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta Pusat, Rabu pagi (14/2).

Awalnya wartawan menanyakan, apakah dia sudah menonton film Dirty Vote yang berdurasi 1 jam 57 menit. Pasalnya, film besutan Dhandy Dwi Laksono itu menyinggung ikut campur atau cawe-cawe Jokowi pada kontestasi Pilpres 2024.


Menanggapi pertanyaan itu, Jokowi langsung irit bicara, dia pun hanya memberikan satu kata, dan dengan tegas menyampaikannya, seolah ogah ditanya lebih lanjut terkait film Dirty Vote itu.

"Belum," tukas Jokowi, saat doorstop usai mencoblos, didampingi sang istri, Iriana.

Hingga berita ini ditulis, Dirty Vote sudah ditonton lebih dari 8,1 juta penonton Youtube. Padahal film itu tidak bisa dicari melalui Youtube, bila menggunakan kata kunci "Dirty Vote".

Selain pujian, film yang beredar bersamaan masa tenang itu juga menuai kritik dari berbagai kalangan, terutama politisi.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya