Berita

Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi pengasuh Majelis Taklim Al Habsyi Kwitang Jakarta, memimpin doa dalam Kampanye Akbar Prabowo-Gibran bertajuk "Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu siang (10/2)/Ist

Politik

Habib Ali Pimpin Doa di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 20:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi pengasuh Majelis Taklim Al Habsyi Kwitang Jakarta, memimpin doa dalam Kampanye Akbar Prabowo-Gibran bertajuk "Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu siang (10/2).

"Mari kita berdoa supaya mendapatkan hikmah. Insya Allah kita ingin Indonesia menjadi Indonesia yang makmur dan maju," doa Habib Ali.

Bahkan, Habib Ali mengajak sekitar 600 ribu massa yang memadati GBK berdoa bersama agar pada kampanye akbar ini menjadi pertemuan yang dirahmati dan diberikan keberkahan Allah SWT.


"Marilah kita berdoa. Mudah-mudahan pertemuan kita ini adalah pertemuan yang dirahmati Allah dan perpisahan sesudah ini menjadi perpisahan yang dijaga dan dipelihara Allah," kata dia.

Apalagi, lanjut Habib Ali, kali ini Indonesia sedang berikhtiar untuk mendapatkan pemimpin atau presiden baru.

Sebab, katanya, negeri yang besar ini, membutuhkan orang yang memiliki cita-cita, kemauan dan kekuatan besar.

"Mudah-mudahan orang tersebut sudah berada di tengah-tengah kita. Mudah-mudahan Allah mentakdirkan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka insya Allah menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia tahun 2024 sampai 2029," tuturnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya