Berita

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Dominggus Octavianus, saat menerima dukungan relawan Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat ) Indonesia Bersatu untuk Prabowo-Gibran di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/2)/Istimewa

Politik

Siap Menangkan Prabowo-Gibran, Relawan Pekat: Kami Dukung Keberlanjutan, Bukan Perubahan

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 04:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komitmen untuk melanjutkan dan menyempurnakan program pembangunan Presiden Joko Widodo jadi alasan Relawan Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia Bersatu mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Pilpres 2024.

"Kami melihat komitmen Prabowo-Gibran untuk melanjutkan program Pak Jokowi sudah tepat. Kami mendukung keberlanjutan, bukan perubahan. Karena apa yang sudah berjalan sudah tepat untuk menjadi landasan menuju Indonesia Emas 2045," kata Sekretaris Jenderal Pekat Indonesia Bersatu, Milano, di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/2).

Selain melanjutkan program Jokowi, Milano juga mendukung program pemberian makan siang gratis bagi pelajar dan santri, serta pemberian nutrisi untuk ibu hamil.


Menurut Milano, program tersebut akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan menggerakkan ekonomi masyarakat yang terlibat dalam program tersebut.

"Program makan siang untuk anak sudah tepat karena bisa gerakkan ekonomi masyarakat. Program makan siang juga mengurangi beban orang tua," tutur Milano.

Deklarasi dukungan Relawan Pekat ini pun secara resmi diterima dan diapresiasi oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Dominggus Octavianus.

Dominggus berpesan kepada para relawan agar tetap menjaga kerukunan dan persatuan hingga hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya