Berita

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Net

Politik

Seperti Banteng Keluar Kandang Nyeruduk, Ahok Asbun Bicara Bansos

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 19:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kritik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada Presiden Joko Widodo terkait bantuan sosial (bansos), dinilai tidak relevan dengan sebab musabab kebijakan bansos digulirkan.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, pernyataan Ahok yang menyebut bansos hanya dilakukan zaman kerajaan tidak tepat, karena proses pengambilan keputusan penyaluran bansos dilakukan oleh pemerintah bersama parlemen, termasuk Fraksi PDI Perjuangan.

"Ahok lagi menggebu-gebu layaknya banteng keluar kandang, siap menyeruduk. Jadi wajar Ahok kurang paham proses dari bansos," tutur Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/2).


Dia menganggap Ahok tidak cermat mengkritik Jokowi, terutama persoalan bansos yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan publik, karena muncul dugaan pemerintah menyalurkan BLT untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Proses bansos dilakukan oleh parlemen dan eksekutif dengan kesepakatan bersama. PDIP menyatakan sejak awal sebagai mitra kritis, lalu kenapa tidak ditolak sejak awal proses pembicaraan," urai dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu.

"Menteri Sosialnya juga dari PDIP, semestinya suara sumbangnya terdengar sejak awal dong. Sehingga, karena tak cermat dalam melakukan kritik melalui membaca pola siapa yang sedang memerintah, maka kritik Ahok bernilai asbun (asal bunyi)," demikian Efriza menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya