Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Luhut Deklarasi Dukung Prabowo

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 13:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan dukungannya kepada Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024.

Bentuk dukungan itu disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Sabtu (3/2).

Dalam video itu, Luhut mengatakan alasannya memilih Prabowo karena membawa keberlanjutan Presiden Joko Widodo.


"Kesimpulan saya, kita pilih orang yang tepat menjadi presiden RI tanggal 14 (Februari 2024). Saya pribadi memilih Pak Prabowo, alasan yang sangat sederhana, berkelanjutan," kata Luhut.

Menurut Luhut, Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI terlihat konsisten mendukung program pemerintahan Joko Widodo.

"Dia (Prabowo) punya spirit yang bagus dan dia membuktikan keberhasilan-keberhasilan yang lalu, itu tidak dapat dipungkiri," jelas Luhut.

"Sekali lagi saya, Luhut Binsar Pandjaitan pilih Prabowo karena dia pilihan terbaik untuk pemilihan presiden saat ini dan itu akan membawa kemajuan Indonesia, dan membawa keberlanjutan Indonesia," demikian kata Luhut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya