Berita

Pengamat politik Rocky Gerung dalam video yang diunggah kanal YouTube Rocky Gerung Official berjudul "Jokowi Sudah Kehilangan Pulung, Kabinet Pecah, dan Dilawan Kader PDIP di Level Bawah"/Repro

Politik

Kabinet Bergolak akibat Presiden Jokowi sudah Kehilangan Aura

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 09:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gejolak yang terjadi di Kabinet Indonesia Maju saat ini diakibatkan hilangnya aura kabinet karena aura Presiden Joko Widodo dianggap juga sudah hilang.

Begitu yang disampaikan pengamat politik, Rocky Gerung dalam video yang diunggah kanal YouTube Rocky Gerung Official berjudul "Jokowi Sudah Kehilangan Pulung, Kabinet Pecah, dan Dilawan Kader PDIP di Level Bawah" pada Rabu (31/1).

"Akhirnya suasana (kabinet) jadi buruk, karena Pak Jokowi sebagai presiden mendua, antara melepaskan kabinetnya, atau menunggu (menterinya) mundur," kata Rocky seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/2).


Seharusnya, menurut Rocky, secara etika, seharusnya Presiden Jokowi langsung mengumumkan bahwa para menterinya yang menjadi kandidat capres-cawapres mengundurkan diri.

"Kan selama ini orang melihat ada ketidakpastian antara menjadi menteri atau menjadi anggota dari suatu partai di dalam kabinet. Tapi saya justru melihat bahwa memang nggak ada gunanya lagi kan mau mundur atau nggak mundur, ya faktanya kan sudah terjadi perpecahan di kabinet tuh," tutur Rocky.

Perpecahan di kabinet saat ini, kata Rocky, diakibatkan Presiden Jokowi yang sudah kehilangan auranya. Di mana, tidak ada lagi sambutan dari rakyat ketika Presiden Jokowi datang ke sebuah tempat.

"Jadi aura Pak Jokowi memang sudah hilang. Itu yang menyebabkan ya aura kabinet juga ikut hilang kan," terang Rocky.

Apalagi, kata Rocky, ketika Presiden Jokowi datang ke sebuah tempat, malah mendapatkan sambutan dari rakyat dengan memberikan dukungan kandidat capres-cawapres lainnya, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD, bukan kepada kandidat yang didukung Jokowi, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Itu kan menunjukkan aura beliau sudah hilang tuh. Jadi kita lihat bahwa pulungnya Pak Jokowi itu sudah nggak ada lagi tuh. Dia nggak mungkin lagi nahan-nahan pulungnya. Juga dalam beberapa pertemuan yang agak formil misalnya, tak terlihat lagi orang mau foto-foto dengan Jokowi, orang anggap dia biasa saja tuh," pungkas Rocky.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya