Berita

Ilustrasi pekerja informal/Net

Politik

Dewan Kesehatan Rakyat: Mudah-mudahan PBI Jamsostek segera Terealisasi

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 16:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aturan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jamsostek yang telah dibahas sejak tahun 2021 harus serius dijalankan pemerintah agar tidak terjadi kesalahan data. Jika sudah terealisasi, maka diharapkan tidak merepotkan pekerja.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Kesehatan Rakyat Provinsi Banten, Argo Bani Putra berkaitan program tersebut yang belum menyentuh pekerja informal.

"Pekerja cukup melaporkan ke kantornya masing-masing dan bukan memotong gaji mereka, melainkan seluruhnya di-cover oleh pemerintah," kata Bani dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/1).


Menurutnya, perusahaan juga harus bertanggung jawab penuh atas hak para pekerja untuk program PBI Jamsostek. Salah satunya menghindari birokrasi yang berbelit-belit.

"Mudah-mudahan dapat terealisasi pada 2024 dengan baik," demikian harapan Argo.

Sejauh ini, ada sebanyak 43,83 juta pekerja miskin dan tidak mampu sudah terdaftar sebagai peserta PBI JKN. Namun dari jumlah tersebut, mereka belum terlindungi dalam program Jamsostek. Oleh sebab itu, program PBI Jamsostek diharapkan bisa mendorong peningkatan coverage jaminan sosial ketenagakerjaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya