Berita

CEO Investree, Adrian Gunadi/Net

Bisnis

Kredit Banyak yang Macet, CEO Investree Pilih Resign

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 16:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin perusahaan teknologi finansial di Indonesia, Investree, Adrian Gunadi, mengundurkan diri dari jabatannya.

Salah satu pendiri perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending tersebut mundur di tengah tingginya angka kredit macet perusahaan.

Dalam surat pengunduran dirinya, Adrian menegaskan bahwa keputusannya tidak dapat dibatalkan, dan ia tidak menuntut apa pun dari perusahaan pinjol itu.


Menanggapi pengunduran diri Adrian yang secara tiba-tiba itu, para pemegang saham Investree menyampaikan kekecewaannya atas kinerja dan keputusan CEO tersebut.

Seperti diketahui, Investree sendiri tengah menghadapi peningkatan kredit macet. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan telah menjatuhkan sanksi administratif kepada perusahaan tersebut, serta menyelidiki potensi penyimpangan atau kesalahan keuangan.

Per 12 Januari 2024 ini, platform Investree memiliki rasio tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) sebesar 12,58 persen. Angka tersebut jauh melebihi ambang batas yang ditetapkan OJK, yakni tak lebih dari 5 persen

Statistik tersebut menunjukkan tingginya tingkat kelalaian penyelesaian kewajiban kepada para pemberi pinjaman (lender).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya