Berita

Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mahfud MD/Ist

Politik

Mahfud MD Ingatkan Masyarakat Pilih Pemimpin dengan Hati Nurani

MINGGU, 28 JANUARI 2024 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memilih pemimpin harus menggunakan hati nurani sesuai dengan kebenaran ajaran agama maupun norma sosial masyarakat.

Begitu dikatakan Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mahfud MD saat bersilaturahmi dengan ulama dan jemaah Majelis Taklim dan Dzikir Zaadul Muslim di Kecamatan Bojong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Mahfud MD mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan janji-janji manis apalagi suap yang ditawarkan pihak-pihak tertentu demi memenangkan suara pada Pemilu 2024.


Menurut ajaran agama, katanya, orang-orang yang tidak mengikuti hati nurani untuk memilih jalan kebaikan itu adalah orang-orang yang tersesat dan akan menimbulkan bencana besar di masa mendatang.

"Punya hati, tapi tidak punya nurani. Lalu, punya hati tapi tidak mau memahami kebenaran. Mereka itu seperti binatang ternak bahkan lebih sesat," ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Minggu (28/1).

"Siapa mereka? Mereka punya mata, punya telinga, punya hati tapi tidak melihat kebenaran," imbuhnya.

Oleh karena itu, Mahfud mengajak masyarakat untuk menggunakan hati nurani dalam memilih calon pemimpin, khususnya dalam Pilpres 2024 untuk mendapatkan hasil yang diberkahi Allah SWT.

Pidato yang disampaikan Mahfud, mendapatkan apresiasi yang besar dari Pimpinan Pesantren Zaadul Muslim Kecamatan Bojong, Kabupaten Bogor, Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf.

Menurutnya, pemikiran dan pesan yang disampaikan Mahfud sangat menyentuh dan memotivasi jemaah untuk menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani dalam Pemilu dan Pilpres 2024 nanti.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya