Berita

Basarnas bersama relawan dan Anggota Polsek sempolan saat evakuasi korban Muhammad Hafifi dari dalam sumur/RMOLJatim

Presisi

Terungkap, Pesan Anggota KPPS di Jember Sebelum Meninggal Bunuh Diri

SABTU, 27 JANUARI 2024 | 10:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Suasana duka masih menyelimuti keluarga Muhammad Hafifi, salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Pihak keluarga tidak menyangka jika pria 28 tahun ini, mengakhiri hidupnya secara tragis, melompat ke dalam sumur dengan kedalaman 30 meter.

Menurut Kapolsek Sempolan, AKP Muhammad Na'i, sejak kepergian ayahnya, dalam beberapa bulan terakhir Muhammad Hafifi menjadi pemurung. Apalagi, ayahnya juga mengakhiri hidup secara tragis dengan melompat ke sumur yang sama.


"Korban jarang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar dan cenderung pendiam," ucap AKP Muhammad Na'i, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (27/1).

Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat berpamitan dan menitip pesan kepada keluarganya untuk menjaga anak semata wayangnya yang masih kecil.

"Saya titip FT anak saya," terang AKP Na'i menirukan pesan singkat almarhum yang disampaikan kepada keluarganya.

Tak disangka ternyata ini menjadi pesan terakhir korban sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya.

Muhammad Hafifi meninggal setelah melompat ke sumur. Warga Dusun Sukmoilang Desa Pace, Kecamatan Silo melompat ke dalam sumur di kedalaman 30 meter, dekat rumahnya, Kamis (25/1).

"Sebelum kejadian, korban sempat  mengikuti kegiatan pelantikan KPPS di Balai Desa Pace," ucap AKP Na'i.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya