Berita

Istri Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti di Pondok Pesantren Tarbiyatus Salafiyah, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur/Ist

Politik

Hadiri Istigasah di Ponpes Tarbiyatus Salafiyah, Atikoh Minta Restu Ganjar Maju Pilpres

JUMAT, 26 JANUARI 2024 | 00:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Istri Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti melanjutkan safarinya di Jawa Timur (Jatim) dengan mendatangi Pondok Pesantren Tarbiyatus Salafiyah, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Kamis malam (25/1).

Kehadiran Atikoh dalam rangka mengikuti istigasah bersama ratusan jemaah Majelis Sholawat Kurbo serta para santri dan satriwati Ponpes Tarbiyatus Salafiyah.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, Atikoh yang mengenakan pakaian selendang merah tiba di pintu Ponpes sekitar pukul 20.00 WIB.


Acara istigasah yang digelar di lapangan Ponpes Tarbiyatus Salafiyah ini turut dihadiri oleh para kiai, nyai, ustaz, ustazah, serta tokoh agama setempat.

Dalam sambutan pembuka, Atikoh mengungkapkan alasan kegiatan sowan dan silahturahmi  ke sejumlah daerah, mulai dari Bondowoso, Lumajang dan Probolinggo.

“Hari ini saya bisa sowan, tadi pagi di Bondowoso, Lumajang dan sekarang sowan di Probolinggo. Ada beberapa alasan saya sowan, tentu silahturahmi dan membangun persaudaraan serta saling mengenal,” ungkap Atikoh.

Alasan kedua, Atikoh ingin memohon doa restu kepada para ulama dan kiai di pondok pesantren terkait majunya Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

“Ketiga, menjalin komunikasi dan bisa menyerap aspirasi di Probolinggo khususnya di pesantren,” kata Atikoh.

Sementara, Perwakilan Pondok Pesantren Tarbiyatus Salafiyah, KH Misbahul Munir mengungkapkan terima kasih atas kehadiran Atikoh bersama rombongan bisa hadir dalam acara tersebut.

“Kami berpesan dan menitipkan kepada ibu kalau nanti dan harapan kami kalau bapak Ganjar ditakdir oleh Allah berada di istana, berharap jangan dilupakan ponpes ini, berkelanjutan. Itu harapan kami,” kata KH Misbahul Munir.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya