Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Indonesia Rakit Mitsubishi Pajero untuk Australia

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 10:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia mulai memproduksi kendaraan roda empat Mitsubishi Pajero Sport yang akan dikirim ke Australia.

Dikutip dari Drive Kamis (25/1)pembuatan mobil oleh Indonesia adalah tindakan sementara yang akan mulai berlaku Januari hingga Maret 2024. Ini kemungkinan dilakukan untuk membantu produksi pabrik di Thailand yang biasa memasok kendaraan Mitsubishi ke Australia.

"Dokumen persetujuan pemerintah menunjukkan hanya satu model yang diproduksi di Indonesia untuk Australia, yaitu Pajero Sport GLX 4x4," menurut laporan tersebut.


Sementara model lainya, GLX 4x2, GLS, Exceed dan GSR tetap bersumber dari Thailand. Tidak ada perubahan spesifikasi pada versi buatan Indonesia.

Mitsubishi belum menjelaskan alasan mereka mulai membangun Pajero Sports di Indonesia untuk Australia.

Juru bicara Mitsubishi Australia mengatakan bahwa stok Pajero Sport sudah kembali ke "tingkat pasokan normal" ?" jadi ini mungkin tidak terkait dengan perlambatan tertentu di pabrik Thailand.

Ini adalah kendaraan ketiga yang dijual di Australia yang dibuat di Indonesia, setelah van Suzuki APV dari tahun 2005 hingga 2017 dan Nissan Micra city hatch pada tahun 2012, setelah produksi dialihkan dari Thailand pada tahun 2011, dan setahun sebelum dipindahkan lagi ke India.

Selain Mitsubishi, Isuzu juga dikatakan akan memindahkan sebagian produksinya dari Thailand ke Indonesia.

Hyundai, sementara itu, telah membangun pabrik mobil listrik di Indonesia, yabg berpotensi diikuti oleh Tesla yang dilaporkan sedang melakukan pembicaraan dengan pemerintah terkait lokasi pembangunan pabrik.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya