Berita

Komunitas Ulama Kampung Rejo Semut Ireng mendeklarasikan dukungan untuk pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming/Net

Politik

Ulama Klaten Mufakat Dukung Prabowo-Gibran, Berharap Terwujud Kekuatan Sambut Indonesia Emas

RABU, 24 JANUARI 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komunitas Ulama Kampung Rejo Semut Ireng mendeklarasikan dukungan untuk pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam pemenangan Pilpres 2024. Deklarasi digelar di Gedung Pertemuan Jetis, Klaten, Jawa Tengah.

Penanggung Jawab Komunitas Ulama Kampung Rejo Semut Ireng, Khoirun Nasikhin mengatakan, dukungan itu diberikan lantaran sosok Prabowo-Gibran diyakini dapat menjadi penerus keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Tidak ada yang dapat menyangkal keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan tentu ini harus diteruskan," ujar Khoirun dalam keterangan tertulis, Rabu (24/1).


Secara ketokohan, Menurut Khoirun, duet Prabowo-Gibran merupakan pasangan lintas generasi yang dirasa dapat mewujudkan visi-misi Indonesia emas pada tahun 2045.

Khoirun menjelaskan Komunitas Ulama Kampung Rejo Semut Ireng merupakan perkumpulan 500 ulama yang ada di seluruh Klaten, Jawa Tengah.

Dia mengatakan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran itu juga telah terlebih dahulu dikonsolidasikan di forum internal. Hasilnya, seluruh anggota Komunitas Ulama Kampung Rejo Semut Ireng sepakat mendukung Prabowo-Gibran.

Lebih lanjut, masih kata Khoirun, dukungan terhadap Prabowo-Gibran juga diberikan lantaran pasangan tersebut mengusung  program dana abadi bagi pesantren.

"Sejarah telah mencatat bahwa masyarakat pesantren adalah masyarakat yang juga berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia hingga sekarang," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya