Berita

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD/Net

Politik

Tinggalkan Amin, Ganjar-Mahfud Potensi Lolos Putaran Dua Pilpres

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 23:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD berpeluang besar head to head lawan paslon 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada putaran dua Pilpres 2024.

Hal tersebut terekam dalam hasil survei Charta Politika Indonesia, di mana elektabilitas GAnjar-Mahfud unggul dari paslon 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

Menurut Nachrudin selaku Peneliti Charta Politika Indonesia, kondisi ini membuat kans Ganjar-Mahfud lolos ke putaran dua menjadi lebih besar.


"Kita masih bisa lihat memang saat ini di survei Charta Politika memang ada keunggulan di Ganjar Pranowo-Mahfud MD," kata Nachrudin dalam pemaparan hasil surveinya, Minggu (21/1).

Adapun dalam survei tersebut, Anies-Muhaimin memperoleh elektabilitas sebesar 26,7 persen, di bawah Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas 28 persen.

Sementara paslon capres-cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan elektabilitas sebesar 42,2 persen.

Dalam survei itu dipaparkan juga sebanyak 75,7 persen responden mengaku mantap dengan pilihan capres-cawapresnya. Sementara 20,9 persen masih mungkin berubah dan 3,4 persen lainnya mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei ini dilakukan dengan cara wawancara tatap muka (face to face interview) dengan metode sampling multistage random sampling selama periode 4-11 Januari 2024.

Jumlah sampel yang dilibatkan 1.220 responden, dengan margin of error 2.82 persen. Adapun kriteria responden minimal berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya