Berita

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya, H Wahid/RMOLJabar

Nusantara

Gerakan Caleg hingga Relawan, PKB Kota Tasikmalaya Optimistis Paslon Amin Menang Besar

RABU, 17 JANUARI 2024 | 03:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang 28 hari menuju pencoblosan Pemilu 2024, seluruh caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diminta untuk terus bergerak memenangkan paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Tasikmalaya, H Wahid, optimistis pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) memenangi Pilpres 2024.

"Kita akan terus berikhtiar semaksimal mungkin, ya mudah-mudahan lebih dari 50 persen," kata Wahid,  dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (16/1).


Wahid menambahkan, potensi masyarakat di Kota Tasikmalaya cukup besar dan menyumbangkan suara elektoral untuk kemenangan pasangan Amin pada Pilpres 2024.

"Ya kita juga dibantu banyak relawan di Kota Tasikmalaya. ini kan ya tahu sendiri, bagaimana relawan di Kota Tasikmalaya. Kita optimistis di Kota Tasikmalaya ya Amin menang lebih dari 50 persen," jelasnya.

Selama ini, PKB Kota Tasikmalaya terus menjalin konsolidasi dengan warga dan partai pengusung untuk memanaskan mesin politik di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.

"Tapi para tokoh-tokoh masyarakat juga mendukung itu untuk menguatkan Amin di Kota Tasikmalaya," terangnya.

Tak Hanya itu, PKB Kota Tasikmalaya juga terus menggerakan seluruh caleg turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan pasangan Amin.

"Ya kekuatan partai kan kita punya caleg. Kita terjunkan caleg dan meski dengan penuh keterbatasan di masing masing caleg," katanya.

Selain itu, dia mengklaim banyak dukungan dari sejumlah pengusaha besar baik dari Kota Tasikmalaya maupun dari luar Kota.

"Bahkan, bukan hanya pengusaha Tasikmalaya tapi ada dari Bandung," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya