Berita

Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Presiden Timor Leste Dukung India Anggota Tetap DK PBB

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 21:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India mendapat dukungan penuh sebagai anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB dari Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta.

Saat menghadiri Vibrant Gujarat Global Summit 2024, Ramos-Horta mengatakan, saat dia menjabat menteri senior urusan luar negeri, dia dengan sepenuh hati mendukung hak India menjadi anggota tetap DK PBB.

"Dalam pidato saya sebagai menteri senior urusan luar negeri, saya dengan sepenuh hati mendukung hak India untuk menjadi anggota tetap DK PBB. Saya terus mengadvokasi India dan Indonesia, dua negara Asia, jadi anggota tetap DK PBB yang sudah direformasi dan diperluas, dan DK PBB yang lebih representatif,” kata presiden itu, seperti dikutip dari Daily Hunt, Minggu (14/1).


Dia juga mengakui peran penting KTT Global Gujarat dalam memfasilitasi jaringan bisnis, berbagi pengetahuan, kemitraan strategis, serta pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, negara bagian Gujarat potensi menjadi pemimpin industri dan tujuan favorit investasi.

"Negara bagian Gujarat, didorong semangat kewirausahaan yang melekat, telah muncul sebagai pemimpin industri dan tujuan favorit untuk investasi," sambungnya.

Kehadiran Presiden Timor Leste itu disebut sebagai pertukaran yang hangat dan komitmen bersama terhadap kolaborasi, dan ikatan yang semakin erat antara Delhi dan Dili.

Presiden Timor-Leste sebelumnya telah tiba di Gujarat pada Senin, awal pekan lalu, untuk menghadiri KTT Gujarat ke-10. Kedatangannya disambut Ketua Menteri Gujarat, Bhupendrabhai Patel.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya