Berita

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani dan Koordinator Pejuang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Witjaksono di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu malam (10/1).RMOL.

Politik

Pecah, Pejuang PPP Merapat Dukung Prabowo-Gibran

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pejuang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pasang target meraih suara minimal 4 persen di Pilpres 2024.

Target itu ditekankan usai Pejuang PPP yang dikomandani Ketua Koordinator Witjaksono, merapatkan dukungan pasangan calon (paslon) calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran.

Padahal, secara garis besar PPP ada dalam koalisi paslon nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.


"Insya Allah, kami akan bekerja keras, kami sudah punya data, kami sudah punya yang harus kami tuju, hingga pilihannya itu sudah pasti akan masuk ke pasangan Prabowo Gibran," kata Witjaksono di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu malam (10/1).

"Insya Allah, kami akan kejar untuk sekali putaran. Makanya, kami yakin PPP akan lolos di parlemen dengan meraih suara minimal 4 persen dari total suara sah secara nasional pada Pemilu 2024, atau memenuhi  parliamentary threshold," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani mengatakan, kunjungan Pejuang PPP itu menjadi penambah semangat bagi koalisi.

Pejuang PPP pun juga diterima langsung oleh Prabowo Subianto.

"Dukungan dari Pejuang PPP ini menjadi satu hal yang sangat-sangat penting buat kami karena kami membutuhkan semua suara, semua dukungan dari semua pihak yang ingin mendukung Pak Prabowo dan Mas Gibran," kata Rosan.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya