Berita

Calon Presiden Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Survei IPO: Pilpres 2024 Dua Putaran, Ganjar-Mahfud Tersingkir

RABU, 10 JANUARI 2024 | 16:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Elektabilitas pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran masih unggul dibanding paslon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO), Prabowo-Gibran unggul dengan persentase 42,3 persen. Posisi kedua ditempati Anies-Muhaimin dengan 33,0 persen, sementara Ganjar-Mahfud 19,8 persen.

"Selisih elektabilitas Amin (Anies-Muhaimin) 7,9 persen dari paslon 2," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat memaparkan survei bertajuk ‘Isu Sosial Kemasyarakatan dan Politik’ di Jakarta, Rabu (10/1).


Dedi mengurai, peningkatan elektabilitas Prabowo-Gibran (PraGib) dipengaruhi meningkatnya elektabilitas Gibran secara pribadi. Gibran, kata Dedi, menyumbang elektabilitas sebesar 0,8 persen.

Di sisi lain, IPO memprediksi Pilpres 2024 akan berlangsung dua putaran jika membaca sebaran pemilih di ketiga paslon. Soliditas pemilih di ketiga paslon juga sama-sama kuat.

"Meskipun memang masih ada peluang menarik pemilih gamang, tetapi pemilih gamang belum tentu dikuasai oleh satu pihak, andai menyebar merata tetap memungkinkan dua putaran," demikian kata Dedi.

IPO menggelar survei pada 1 Januari hingga 7 Januari 2024 dengan melibatkan 1.200 responden yang berusia di atas 17 tahun dan telah memiliki hak suara. Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error survei ini sekitar 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya