Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Baru Sepekan di 2024, Aliran Modal Asing Sudah Banjiri Indonesia sebesar Rp8,61 Triliun

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 09:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menyambut awal tahun 2024, modal asing sebesar Rp8,61 triliun tercatat telah mengaliri Indonesia dalam periode 2-4 Januari 2024.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, merinci angka tersebut terdiri dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp5,07 triliun, pasar saham Rp1,47 triliun, dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp2,08 triliun.

Sementara, berdasarkan data transaksi dari 1 hingga 4 Januari 2024, total modal asing masuk bersih di pasar SBN tercatat mencapai Rp1,79 triliun, di pasar saham Rp2,40 triliun, dan di SRBI Rp2,73 triliun.


Selanjutnya, premi risiko investasi atau rata-rata tingkat keuntungan investasi di tanah air dalam 5 tahun, per 4 Januari 2024 tercatat sebesar 75,01 basis poin (bps), angka itu meningkat dibandingkan per 29 Desember 2023 yang tercatat hanya sebesar 68,45 bps.

Di sisi lain, Erwin juga menyoroti nilai mata uang rupiah pada perdagangan pekan lalu, Jumat (5/1) yang melemah dengan dibuka pada level Rp15.490 per dolar AS, lebih rendah dibandingkan Rp15.485 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (4/1).

Sedangkan, indeks dolar AS terpantau menguat ke level 102,42 di akhir perdagangan Kamis (4/1).

Untuk itu, menanggapi laporan tersebut, BI berkomitmen akan terus menjaga stabilitas perekonomian dalam sistem keuangan di Indonesia, dengan memperkuat koordinasi antara pemerintah dan otoritas terkait.

“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” tutur Erwin.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya