Berita

Tangkapan Layar Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto saat Debat Capres 2024/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Beberkan Sejumlah Data, Ganjar Cecar Prabowo soal Kinerja Menhan

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 23:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mempertanyakan penurunan kekuatan pertahanan nasional kepada Menteri Pertahanan RI sekaligus Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto.

Ganjar menunjukkan sejumlah data dari berbagai lembaga penelitian tentang turunnya kinerja pertahanan nasional selam Prabowo menjabat.

Dalam paparannya, Ganjar merujuk pada Institute for Global Economics yang menyebut bahwa global peace index Indonesia menurun.


Kemudian indeks militer global Indonesia yang dikeluarkan Bonn International Center for Conflict studies juga menurun.

"Semua skornya ada," kata Ganjar sambil menunjukkan kertas berisi data dalam Debat Capres 2024 sesi Ketiga di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (7/1).

Lebih lanjut, Ganjar memaparkan bahwa kapabilitas militer berdasarkan Lowy Institute Asia Power Index Indonesia ikut turun. Proporsi anggaran pertahanan menurut sumber IISS Military Balance juga turun.

Ganjar kemudian menyinggung soal capaian Minimum Essential Force (MEF) atau standar kekuatan pokok TNI yang tidak mencapai target.

"Kita hanya 65,49 persen dari target 70 persen. Ini mengkhawatirkan karena akhir tahun ini harus selesai," ungkap Ganjar.

Dia meminta penjelasan Prabowo selaku Menhan RI atas penurunan tersebut.

"Mengapa terjadi penurunan. Silakan anda bantah data ini," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya