Berita

Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Jika Menang Pilpres, Anies Bakal Kunjungi Pusat Kebudayaan Indonesia di LN

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 22:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Apabila dipercaya memenangkan Pilpres 2024, calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan memastikan akan mendatangi pusat-pusat kegiatan kebudayaan dan kesenian Indonesia yang ada di luar negeri.

Begitu tanggapan Anies atas respons dari kedua capres lainnya, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD setelah merespon pernyataan Anies dalam subtema globalisasi terkait promosi budaya populer Nusantara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional saat Debat Capres-cawapres ketiga yang diselenggarakan KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (7/1).

"Kami bersyukur sekali bapak-bapak berdua sepaham dengan apa yang kami gagas. Dan ketika kami ditugaskan sebagai presiden, sebagai panglima diplomasi, maka setiap kegiatan ke luar negeri, adalah bersama delegasi kebudayaan, delegasi seni, dan datang ke pusat-pusat kegiatan kebudayaan kesenian di negara-negara yang dikunjungi," kata Anies.


Menurut Anies, seorang presiden tidak hanya datang, rapat lalu pulang ketika berkunjung ke luar negeri. Melainkan harus menemui aktivitas-aktivitas kesenian dan kebudayaan Indonesia yang ada di luar negeri.

"Sehingga mereka menyadari bahwa Indonesia ini negeri yang kaya budayanya, karena setiap presidennya datang, dia membawa delegasi kebudayaan, ditunjukkan di sana, bukan datang rapat ikut lalu pulang," terang Anies.

Karena, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, setiap presiden yang datang ke sebuah negara, maka seluruh media massa di negara tersebut akan memperhatikan.

"Itu kesempatan luar biasa untuk mempromosikan Indonesia, dan itu yang kami kerjakan di samping yang kami sudah lakukan yang kami katakan tadi," pungkas Anies.




Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya